Minggu, 15 November 2020

Kota Sejuk

Kota Sejuk 
 




Sejukmu 
Membawa langkah ku kemari 
Hanya saja aku tak cukup mampu
Membuat raganya bersamaku 
Tapi aku yakin jiwanya 
Kini bersamaku 
Toleransi untuk angan ku 
Agar ambisi ini tidak pupus 
Kuharap nyali ini mampu 
Membersamainya 
Matahari pun berganti bulan 
Tenggelam mengikuti takdirnya
Aku harus kembali 
Rasanya tidak adil kalau berbincang 
Di kota ku saja 
Ingin sekali rasanya 
Bisa berbincang 
Di kotanya dengannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dan Saat Ini

Tumbuh dan diasuh oleh sang malam.  Mencoba menaklukkan nasibnya sendiri.  Selalu kalah disetiap pertempuran.  Bahkan menjadi momok menakutk...