Jumat, 28 Oktober 2022

Tiket Pesta Rakyat

Banyak narasi menggaungkan pemimpin-pemimpin yang hebat masa kini, tampaknya para pemangku jabatan tak sabar menanti pesta ini. Transformasi jabatan menjadi ujung tombak bangsa ini. Apakah betul seperti itu? 

Warisan pesta tahun lalu tampaknya berlanjut hingga kini, perbedaan pandangan membuat beberapa pecahan. Tetapi belum lagi berkompetisi ini dimulai sudah ada persaingan ketat saat ini, mereka meyakini apa yang mereka punya sekarang. 

Berbagai macam amunisi sudah mereka persiapkan untuk menyambut pesta rakyat yang akan datang. Genjatan serangan di seluruh media rakyat jelata pun ikut merasakannya, beberapa pilar muncul layaknya seorang pahlawan. Tak jarang simpatisannya berkorban demi junjungannya. 

Diantara tokoh pilar itu yang mana hatinya bersama rakyat dan siapa yang membela oligarki, atau jangan-jangan diantara mereka sudah merencanakan bikin aturan main baru? 

Ayo dong daripada bersaing mending berkolaborasi aja, percayalah mengabdi untuk bangsa ini tak harus menjadi presiden haha, jangan terlalu terburu-buru. Mumpung masih ada waktu nih mending benahin aja CV kalian, ingat! Rekam jejak digital itu nyata. 

Rabu, 28 September 2022

Anoe Band

 


Anoe adalah grup band asal Bengkulu yang dibentuk oleh kumpulan remaja pada 8 April 2016. Diatas panggung mereka selalu mengcover band (band yang menyanyikan lagu dari penyanyi atau band lain) dan punya keinginan untuk menciptakan dan membawakan lagu sendiri. 



Grup ini telah beberapa kali mengalami bongkar pasang personel dan formasi. Formasi saat ini hanya menyisakan Bintang Purba selaku vokalis utama, dan Naufal Kuluk selaku drummer. Setelah mereka ditinggalkan oleh 2 personelnya, Rizki Ritonga Selaku bassist dan vokalis kedua dan Dimas selaku gitaris. 


Mereka telah beberapa kali berganti lineup sejak dibentuk pada 8 April 2016. Formasi pertama mereka digawangi oleh Rizki Ritonga (vokal), Bintang Purba (gitar), Naufal Kuluk (kibor), Ernando Ginting (bass) dan Jack Alvano (drum). 


Penampilan apiknya membuat mereka percaya diri mencoba menyodorkan demo lagunya ke label musik, mendapat kontrak dari label mayor melalui album kompilasi Mukadimah (2020) dengan single andalan "Manisku".


Naufal Kuluk bersiasat tak ingin mencari posisi yang sedang kosong saat ini, menurut mereka setelah ditinggal 2 personel bukanlah masalah yang serius, karena Naufal Kuluk dan Bintang Purba sedang menggarap album baru Anoe yang akan segera diluncurkan. 


Mereka berdua berencana akan melakukan konser tribute Ultah Anoe ke 6 tahun, rencananya konser ini akan mengajak mantan personel lama yang pernah menjadi bagian Anoe. 



Senin, 29 Agustus 2022

Sayatan Hati

Hari demi hari terus berganti, tetapi diri ini masih saja terjebak di lorong hitam. Diri ini butuh surya yang menyinari roh jasad yang belum mati ini. Aku ingin Engkau yang selalu bertahta dalam kalbuku, Kutetap bersuara semua harapanku tentang diriMu. Jalan semakin larut kasih-Mu tak terbatas waktu, Dialah pengasih dan penyayang kepada semua hamba-Nya. Ku sebut nama-Mu di setiap hembusan napasku, tempat berlindung dari segala marabahaya. Bunga-bunga bermekaran burung-burung berkicauan selamatlah semua ciptaanMu. Diriku diam bagaikan malam, dan bila waktunya tiba untuk memulainya pastilah ku ragu tak sanggup ku menyusun semua kata-kata ini. 

Nama-Mu terukir dalam pusara, aku sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku. Dan berikanlah arti pada hidupku, Entah sampai kapan aku begini. 

Biarkan aku bernafas sejenak sebelum hilang, Hamba bersujud. Engkau tak pernah salah tentukan jalanku, bersihkan jiwaku dengan kasih sayang-Mu cahaya-Mu yang selalu menjadi penuntun hidupku. Aku takkan mampu hidup tanpa sentuhanNya, Kebenaran itu satu. Tak satu pun kata terucapkan demi sebuah agungnya ciptaanMu, Apa aku berdiri bersama dusta?. Hidupku hanya untuk-Mu, Hanyalah pada diriMu tempatku mengadu tempatku mengeluh di dalam doaku. 

Aku percaya yang menyenangkan Engkau adalah yang paling memercayai-Nya, dan tak ada satupun di dunia ini yang kekal. 

Jumat, 03 Juni 2022

Lalu Lintas

Selesai


Penantianku telah usai, kau pulang. Tapi tidak dengan rasa yang dulu. Tak mengapa, melihatmu kembali lagi bagiku sudah sangat senang sekali. Oleh-oleh yang dibawanya adalah duka. Kini ku terjerat lagi, dan kau mencoba mengikat ku lagi. Kembali kudengar panggilmu, yang membuat hatiku bergetar. Aku mohon kepadamu jangan pergi lagi. Melepas rindu bersamamu, kau masih sama seperti dulu yang kukenal pertama kali. Hanya saja kini kau datang perasaan yang berbeda. Kau yang mengajariku apa arti kebahagiaan, kini aku mencoba memahami apa artinya menderita. Aku tak peduli apa kata mereka tentang kisahmu. Yang pastinya tugasku telah selesai. Menjagamu, menemanimu, dan menunggumu. Kiniku menyusuri liku hidupku, kau memberi warna dalam perjalanan hidupku. Sirami lah hatiku yang layu ini, agar kita bisa tumbuh bersama. Aku berharap kepadamu tolong jangan hilangkan rasa ini. Jangan khawatirkan aku disini, biarkanlah aku sendiri. Doaku selalu menyertaimu. Sekarang aku takut kehilangan mu lagi, aku tak mau merasakan kesunyian dan kesepian kesekian kalinya. 

Hari demi hari telah kulewati, hingga ku terbiasa tanpamu. Jika kau ingin pergi lagi, bagiku tak mengapa. Aku merelakan pergi, tak ada bekal yang ku berikan, tak ada upah-upah yang ku berikan. Miskin sekali kata-kata ku ini, tak ada indahnya, tak elok, dan jauh dari kata bagus. Harus dimana lagi kan ku pinta. Biarkanlah kegagalan ini menjadi proses pendewasaan bagiku. Aku harus bisa menerima kenyataan yang pahit ini. Nasi telah jadi bubur, tapi rasa bubur ini pahit sekali. Aku mencoba mencari ketenangan dalam hidup ini agar aku bisa kembali senang dalam menjalani hidup ini. Ingin rasanya aku beranjak dari tempat ini, tapi aku takut tak tau arah jalan pulang. Kalau dulu ada dirimu yang menjadi tujuan untuk pulang. Kini aku harus sendirian. Kau yang memintaku untuk membawamu untuk kembali, hanya saja aku tak cukup kuat untuk melakukan hal seperti itu. 

Ternyata aku mampu menahan rindu terpendam didalam hatiku. Kini kau mencoba membimbingku ke kehidupan yang baru, menjalani lembaran baru. Aku seperti kehilangan diriku sendiri, karena ingin sekali memenuhi keinginanmu. Hidup ini yang selalu berlawanan. Ada siang dan malam, ada ramai dan sepi, ada kering dan basah, dan ada juga gemuk dan kurus haha. 

Matamu yang ingin memandangku, telingamu yang ingin mendengar suaraku, bibirmu yang ingin berbicara kepadaku, hatimu yang ingin selalu menantiku. Apakah seperti ini dinamika dalam hidupku?. Berjuta kata caci maki tak mampu memberikan jawaban kekesalan ini. Ingin sekali kau coba rasakan tinggal sebentar saja bersamaku lupakan waktu. Agar kita rangkai bersama lagi angan-angan kita. Maafmu bukan berarti membuatku legah, melainkan kekecewaanku terhadap dirimu. Ucapan terimakasihmu juga tak ada artinya, jika kau akan pergi lagi dari kehidupanku. 

Kini aku tak mampu medekap dirimu, dan tak lagi harus menjagamu. Jika kau memang yakin akanku maka janganlah kau ragu dan bimbang dengan keputusanmu. Percayalah kita berpijak pada bumi yang sama dan memandang langit yang sama. Kau tak perlu lagi menyalahkan dirimu. Biarkanlah semua ini aku yang menanggungnya. Agar diriku ini kokoh dari hempasan badai. Haii nona manis, aku bakal merindukanmu selalu, jaga dirimu baik-baik disana nanti, kurasa kau bisa bebas dengan tidak adanya hadirnya diriku disini, sekarang tak ada lagi yang membuat dirimu kesal. Kau adalah semangatku, kau adalah rindu ku, dan kau adalah kesekian kalinya merobohkan ambisiku. Tak ada pilihan lagi selain merelakan dirimu untuk pergi. Harus seperti apa lagi yang kan ku cari, dan harus darimana lagi aku memulainya. Jika aku diberikan keinginan pada hari ini, maka keinginanku adalah ingin bersamamu kembali. 

Minggu, 22 Mei 2022

Tetap Mencintai Tanpa Komunikasi

Akan Datang

Jika perpisahan adalah menyambut hari-hari yang penuh rindu. Apakah aku sanggup untuk menjalani nya?. Aku begitu mempercayainya jika dia akan pulang, entah kapan mungkin biarkan waktu yang menjawab. Kekalahan ini memberikan pelajaran bagiku untuk mengerti apa artinya merindu. Percayalah aku tak sedikit merasa lelah denganmu. Kini ku tenggelam didalam palung yang terdalam. Gelap dan pekat yang kurasakan ditempat ini. Sepi dan sunyi yang menyelimuti ku kini. 

Kini hanya sekuntum rindu yang tersisa. Jika kau sekarang merindukanku, maka biarkan aku saja yang merasakan rindu ini. Aku ingin kau datang kembali agar mengisi hari bersama lagi. Hari ini kau telah mengalahkan cintamu. Begitu indah disaat kita bersama. Biarkan ku kenang di hati saja. Jangan bersedih, tak usah kau tangisi. Karna kau tangguh. 

Hari ini aku adalah orang yang paling berdosa. Maafkan jika aku harus berbohong, agar kau bisa mengerti. Sedih mengiring langkah kepergianmu. 

Begitulah pengantarnya, memang sakit tapi inilah yang memang harus dilakukan, oleh karena itu dengan tulisan ini agar kau tau kegundahanku sekarang. Biarlah semua orang tau dengan tulisan ku seperti ini. Tak ada kata lugas yang tertuang didalam bait ini. Biar kita adil rasa sakit dan malu mu, agar kurasakan juga. Kekhawatiran yang sejak lama kupendam akhirnya terjadi. Kau pergi meninggalkan ku, hingga aku mencoba tegar untuk meyakinkan mu ada jalan yang lebih baik yang harus kita tempuh. Tiap malam aku selalu berharap bisa membersamai mu, tapi apa daya aku hanyalah insan biasa yang tak mengerti kasih sayang. Bingung harus mulai dari mana lagi, entah seperti apa lagi yang ku cari. Kini adalah kesekian kalinya aku gagal. Bagaimana tidak bayanganmu sangat bias dihadapanku. Kenapa sangat sulit untuk melupakanmu, ada apa dengan dirimu ini? Apa yang membuat diriku ini begitu sulit melupakanmu?. Ayolah ini pasti mudah, aku pasti bisa melakukannya. Kuyakin itu. 

Jika suatu saat nanti kau kembali, percayalah aku masih dengan rasa yang sama. Menantimu dengan tidak kepastian adalah hal tergila yang pernah kulakukan. Aku mampu mengalahkan ego dan perasaan ku sendiri, tetapi ada yang harus dikorbankan. Kini aku terluka, melukai diriku sendiri, membohongi diri sendiri, biar kau mampu dengan jalan yang kita sepakati. Ketakutanku selama ini tidak bersama denganmu lagi akhirnya terjadi. Terlalu cepat rasa ini tumbuh, aku saja tak mampu membendung nya. 

Kau kuat, tegar, dan tangguh. Bisa mengenalmu aku sangat beruntung, tetapi bisa bersamamu dan memilikimu biarkanlah takdir yang berbicara. Maafkan jika aku tak mampu menjagamu, hanya saja semesta belum berpihak kepada kita. Aku begitu rindu ingin pulang bersamamu lagi. Aku juga harus bisa mengambil hikmah dari perjalanan hidup ini. Karena aku sudah mengikhlaskan dia untuk pergi. Tuhan berikanlah aku umur yang cukup agar aku bisa menepati janji ku padanya. Sehingga tak ada lagi kekecewaan diantara kita. Dikota inilah cerita terjadi, kota yang tak terlalu besar, tetapi disinilah kami dulu pernah bahagia bersama. Apa kau bahagia disana? Aku sangat ingin tau sekali apa yang sedang kau rasakan saat ini. Bacalah karangan ini biar jiwa ini menari bersama. Jika saat ini kau bahagia dengan jalan yang kita sepakati, maka aku turut senang. 

Kukira kita bakal saling melengkapi. Jika kata-kata ini masih berlaku. Biarkan rindumu dan rinduku menjadi pelengkap nya. 

Perasaan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Mistik sekali rasa ini yang tak bisa memahami apa yang terjadi. Apakah hariku selalu senin?. Yang selalu menghantui dalam kehidupan ku. Jiwamu yang selalu ingin dekat dengan ku, dan ragamu yang tak ingin jauh dariku. Membuat kerinduan ini semakin kacau, tak ada indahnya rindu ini. Mencoba berpikir jernih, mencoba berakal sehat, dan mencoba menghilangkan objektif didalam benakku agar benar-benar menjadi logika efektif dan efisien hahahaha. Apakah nanti penantian ku bakal sia-sia? Kuatkan naluri dan ambisi ini. Kini tak ada lagi laranganmu, tak ada lagi ngantuk mu, tak ada lagi sifat manjamu, tak ada lagi kelembutan kasih dan sayangmu. Jika kau ingin tidur, tidurlah. Temukanlah aku dalam mimpimu. Jika kau ingin makan, makanlah. Rohku membersamai mu. Menyenangkan hatimu, hingga lupa aku menyiksa diri sendiri. 

Kau yang selalu meyakinkan diriku ini agar tetap disini. Tapi aku harus menerima kenyataan. Batin ini selalu menangis jika aku harus mengingatmu kembali. Apakah ada hari yang panjang bisa bersamamu lagi?. Berapa banyak bungkus rokok yang harus dihabiskan untuk menunggumu kembali?. Aku tidak sempurna, kaulah yang mensyukuri arti hadirku. Sajak yang tak terlalu indah, tapi dengan kata-kata inilah yang aku mampu. Tolong buatkan aku kopi, biar kesepian yang tak berujung ini mampu membuat riuh dalam hatiku ini. Percayalah kehadiranmu membuatku menutup hati ini, agar memberi ruang untukmu. Heii tunjukkan wujudmu disini lagi, aku ingin melihatmu lagi. Tak ada lagi seseorang yang sepertimu. Kini angan-angan kita telah pupus, kini aku tak cukup kuat lagi untuk berekspektasi tinggi. 

Daftar playlist yang kuputar saat ini

  • Samsons - Tak Bisa Memiliki
  • Naif - Dimana Aku Disini
  • Bip - Takkan Pernah

Jumat, 13 Mei 2022

YA

 Sederhana(YA) 

Saat purnama nan indah
Ku habiskan masa-masa itu bersamamu
Hingga hati yang terbesit ini melebur
Layaknya dua sejoli yang dimabuk asmara

Apakah penantian ku telah usai? 
Biarkanlah waktu yang menjawabnya
Menjawab yang pasti
Ya begitu kan

Kau menghadirkan keindahan 
Kau menemukan ku dilembah sunyi
Kau mensyukuri arti hadirnya diriku
Kau mewarnai perjalanan hidupku

Tidak denganmu adalah hal yang mejemukan
Akal sehat takkan mampu membendung kita
Kita masih terjaga hingga tak kadaluwarsa
Saatnya menentukan arah petualangan kita. 







Jumat, 21 Januari 2022

Melatiku

 Melatiku


Angan yang bergejolak

Mencoba menggapai sarimu

Yang mungkin tak mampu kupetik

Kini kudapatkan paras indahmu

Tapi tidak hatimu 

Tangan lembut nan halus

Yang tak ingin kulepas dalam genggamanku

Apakah selalu abadi? 

Hanya saja getaran rindu itu 

Selalu menyelimuti hari-hariku

Tampaknya kita boleh mencoba

Membuat cerita 

Hingga menjadi cerita kita kelak

Agar tak berangkat ke dalam kenangan

Dan Saat Ini

Tumbuh dan diasuh oleh sang malam.  Mencoba menaklukkan nasibnya sendiri.  Selalu kalah disetiap pertempuran.  Bahkan menjadi momok menakutk...