Berjalan dijalan yang tak bertuan dan tak ada ujungnya maka insan ini meminta petunjuk kepada-Mu. Karuaniamu yang senantiasa menjadi nafas dalam menjalani hidup yang fana ini, dijalan yang tak bertuan ini maka akan kulalui dengan apa adanya disetiap perjalananku kusebut nama-Mu. Insan ini butuh kasih dan sayang-Mu, duri yang berserakan diajalan inu kulalaui dengan hati-hati perasaan yang gundah selalu menghampiriku, kucoba buang perasaan ini tapi apa daya aku hanyalah insan yang tak luput dari dosa dan kesalahan, perasaan resah yang datang pun juga turut mencoba menghalangiku. Terkadang aku pun melalui hari dengan sombong.
Kuharap raga ini kuat untuk menjalani perjalanan yang panjang kulantunkan segala pujian terhadap-Mu agar tau arti mensyukuri terhadap hidup ini. Jejak hampaan yang berserak dijalan yang telah dillui membuatku semakin yakin akan diriku mencoba bertahan dalam hidup ini. Akankah aku selalu tegar? Mungkin hanya imanku Terhadap-Mu yang menjawabnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar